Chelsea Islan berbagi pengalaman diet

Posted on

Jika dulu aktris 20 tahun ini cuek pada berat badan, kini tidak lagi. Jika dulu aktris 20 tahun ini cuek pada berat badan, kini tidak lagi. © Nurdiansyah /tempo

Chelsea Elizabeth Islan bilang dulu ia tak peduli dengan aneka ragam metode pelangsingan badan.

Seperti banyak perempuan seusianya, pesohor muda ini tak terlalu pusing perihal bobot tubuh. Apalagi tubuh Chelsea masih termasuk kategori ideal, dengan bentuk proporsional.

Chelsea merasa masih terlalu muda untuk menjalankan diet. Belum lagi, aktivitas hariannya seringkali membuatnya mengonsumsi segala jenis makanan dan minuman.

Tak hanya membuat gemuk namun juga kurang sehat. Sebut saja beragam campuran minuman kopi, cokelat dan makanan lain yang kerap ia santap bersama teman-temannya di kafe dan restoran ketika bersantai.

Padahal, Chelsea tak punya cukup waktu untuk menjaga kebugaran dan kesehatan dengan berolah raga.

Perempuan kelahiran New York, AS 20 tahun lalu ini juga tak mau terjebak sembarang diet. Terlebih dengan iming-iming turunnya bobot tubuh secara drastis dalam waktu singkat. Seperti pada contoh kasus diet GM.

Ia sadar hal itu tak baik bagi kesehatan. Banyak hal yang dapat terjadi ketika seseorang menjalankan diet yang tidak tepat. Diet sembarangan juga bisa jadi penyebab kebotakan.

Namun profesinya sebagai seorang aktris terkadang menuntutnya untuk tampil beda dari biasanya. Misalnya dengan menaikkan atau menurunkan bobot tubuh.

Chelsea pun mengalaminya. Seperti ketika menjadi Lilies Handayani, tokoh atlet panahan yang diperankannya di film 3 Srikandi bersama Tara Basro dan Bunga Citra Lestari.

Lilies digambarkan sebagai sosok yang gemar makan. Karena itu di film berlatar tahun 80-an ini Chelsea diharuskan untuk menaikkan berat badan agar lebih dapat mendalami peran.

Dalam waktu singkat, berat tubuh aktris yang namanya sedang melambung ini naik 8 kilogram, menjadi 58 kilogram. Meskipun terlihat lebih berisi dan tembam, ia tak ambil pusing.

Yang membuatnya panik, ketika selesai masa syuting film tersebut. Chelsea kembali harus membintangi beberapa peran lain dengan berat tubuh ideal. Salah satunya Headshot.

Demi berperan di film garapan duo sineas muda, Mo Brothers (Timo Tjahjanto dan Kimo Stamboel) Chelsea harus kembali menurunkan berat badan.

Hal inilah yang kemudian membawanya mencoba teknik pelangsingan Venus Freeze. Perawatan tubuh yang digandrungi selebritas Hollywood. Karena tak hanya dapat melangsingkan, namun juga mengencangkan kulit serta mengurangi selulit dengan aman.

Setelah mencobanya, Chelsea bilang berat badannya turun 5 kilogram dalam dua bulan. Hasil itu didapat setelah menjalani 10 kali perawatan.

Bobot berkurang tak lantas membuatnya kembali asal mengonsumsi makanan. Ia sadar mahalnya harga yang harus dibayar apabila tak peduli dengan penampilan.

Meskipun perempuan kelahiran 2 Juni 1995 ini selalu mengatakan untuk percaya diri, namun kali ini ia bertekad mengubah gaya hidupnya. Tak melahap begitu saja semua makanan.

“Bukan hanya ibu-ibu, ternyata anak muda seperti saya juga harus menjaga tubuh dan kesehatan dengan diet yang tepat”, ungkapnya kepada Lintas.co.id.

Karena itu sekarang Chelsea lebih memilih untuk menjaga pola makan. Asupan gizi dan nutrisi yang cukup menjadi bekal untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Kini ia bahkan menggantungkan asupan makanannya kepada ahli gizi dari Marie France Bodyline.

Memiliki tubuh ideal tak bisa didapat dengan cara sembarangan. Banyak membaca, bertanya dan menyerahkan prosesnya kepada para profesional adalah cara yang dipilih Chelsea Islan.

Chelsea berharap pengalamannya menginspirasi anak muda sebaya untuk bertanggung jawab terhadap diri, termasuk tubuhnya sendiri.

Loading...
Loading...