Din Mengelus Dada, Krisis Buta Aksara Moral Merajalela

Posted on

Din Syamsuddin Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Din Syamsuddin. (Foto: Ist) ARTIKEL TERKAIT Ditunjuk Jadi Utusan Khusus Presiden, Din Syamsuddin: Bismillah Batang, (Tagar 26/11/2017) – Krisis buta aksara moral kini kian merajalela menimpa kalangan terdidik sehingga menjadi keprihatinan rakyat dan bangsa Indonesia.

“Kami ‘mengelus dada’ karena ternyata di negara Republik Indonesia masih merajalela krisis aksara moral. Ini berbahaya jika tidak bisa dicegah,” kata mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Din Syamsuddin usai acara “Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Sakit Islam Muhammadiyah” di Batang, Jawa Tengah, Minggu (26/11).

Ia mengatakan, bagi seseorang yang buta aksara latin atau membaca huruf hijaiyah mungkin masih mudah dientaskan.

“Akan tetapi, jika buta aksara moral bagi seseorang yang buta aksara moral menimpa pada orang terdidik dengan status gelar akademis sarjana 1, sarjana 2 (magister), dan sarjana 3 (doktor), bahkan profesor maka akan berbahaya,” ucapnya.

Lanjutkan membaca[ YLD ]

Loading...
Loading...