Indra Bekti Tegar Ceritakan Penyebab Kenward Athar Indrabekti Harus Dilahirkan Lebih Cepat

0
6

Indra Bekti

Kesedihan yang mendalam masih menyelimuti wajah presenter Indra Bekti karena anak ketiganya meninggal dunia setelah lahir di usia kandungan Aldilla Jelita baru 5 bulan. Tetapi Bekti mencoba tegar dan menceritakan penyebab Kenward Athar Indrabekti harus dilahirkan lebih cepat.

Seperti yang diketahui sebelumnya, Aldilla Jelita sempat dirawat selama beberapa hari di Brawijaya Women & Children Hospital karena dideteksi terjangkit Infeksi Saluran Kemih (ISK). Dokter yang menangani Dhila pun menyarankan Dhila untuk melakukan operasi pengikatan mulut rahim agar kandungannya dapat bertahan sampai lahiran nanti. Baru beberapa hari pulang, Dhila kembali dirawat. Dokter menyebut jika bakteri penyebab infeksi ternyata sudah menyebar ke tubuh Dhila dan tindakan yang harus dilakukan adalah melahirkan bayi dalam kandungan lebih cepat.

“Ternyata bakterinya yang nggak kunjung hilang mengganas karena dari infeksi saluran kemihnya itu sudah menjalar ke mana-mana. Akhirnya hari Senin dilihat dokter ada sesuatu yang janggal. Akhirnya pas hari Selasa kemarin saya ditelepon dokter, sepertinya harus dilahirkan. Ini harus dikorbankan salah satu dan harus dilahirkan, saya cukup syok dan dari lokasi syuting saya langsung naik motor menuju rumah sakit,” tutur Bekti dikutip Tabloid Bintang (1/2).

Dhila kemudian melahirkan pada pukul 23.20 WIB dengan berat sekitar 600-280 gr.

“Jam 11 (malam) akhirnya dilahirkan, digunting ikatan (penguat), dilepas terus diinduksi supaya mules 30 menit kemudian lahir. Tapi masih di dalam selaputnya itu, kecil banget beratnya masih sekitar 600-680 gram, tapi plasenta keluar juga semuanya keluar kayak lahiran normal. Dikasih bantu oksigen bayinya dan dia kecil banget,” urai Bekti.

Bantuan berupa oksigen untuk pernapasan baby Ken tampaknya tidak cukup untuk membuat baby Ken bertahan hidup. Putra Indra Bekti itupun meninggal 23 menit setelah dilahirkan.

Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here