Ini Alasan Gibran Raka Tolak Pesanan Pemkot Solo

Posted on
Jika biasanya dan menjadi rahasia umum, bahwa menjadi pemegang kekuasaan akan dimanfaatkan untuk kesejahteraan anak, keluarga dan sanak saudara. Namun, tidak halnya dengan anak sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming (28).
Sebagai anak presiden, Gibran lebih memilih berbisnis kuliner dengan mendirikan catering bernama “Chilli Pari” dan juga bisnis martabak “Markobar” serta yang terakhir “Pasta Buntet” ketimbang ikut terjun ke politik.
Gibran tertarik menggeluti bisnis kuliner sejak Jokowi memiliki Gedung Graha Saba tetapi tidak memiliki catering. Gibran melihat hal itu sebagai kesempatan dan peluang.
“Pikirannya waktu itu bapak punya Gedung Graha Saba, sudah belasan tahun berdiri, tetapi enggak punya katering. Punya gedung, tetapi enggak punya katering itu salah kaprah. Jadi, begitu saya pulang, saya bikin katering, simpel,” ucap dia.
Lantas, apakah Gibran memanfaatkan kekuasaan yang dipegang ayahnya untuk melebarkan dan memajukan bisnis usahanya? 
“Bisnis dan politik jangan dicampur. Saya ingin bapak tetap bisa jalan, saya juga begitu,” ungkap Gibran kepada Najwa Shibab saat hadir dalam programMata Najwa di Metro TV yang tayang pada Rabu (24/2/2016).
Wujud nyata yang dilakukan Gibran agar tidak mencampuri urusan politik adalah dengan menolak pesanan dari Pemkot Solo. Padahal, saat memulai bisnisnya, Gibran kerap didatangi pegawai-pegawai negeri sipil yang hendak mendekati bapaknya.
“Banyak orang datang, PNS, bilang begini ke saya, ‘Mas, gampang kalau Chilli Pari berdiri, masukin ke Pemkot Solo, semua orderan akan masuk’,” cerita Gibran.
Alasan utama Gibran Raka menolak tawaran Pemkot Solo adalah untuk tidak mengganggu urusan ayahnya dengan bisnis yang ia lakukan. Nyatanya, dengan tidak menerima pesanan dari Pemkot Solo, bisnis catering yang dirintis sejak 2010 dan martabak ‘Markobar’, saat ini semakin berkembang. Bahkan, Martabak ‘Markobar’ yang baru dirintisnya sudah membuka cabang di berbagai kota.
“Masih banyak pasar yang lain di luar Pemkot itu. Saya jualan makanan, jualan taste, bukan jualan Gibran anaknya Jokowi. Mereka pesan karena pelayanan dan rasanya,” kata Gibran.
Sumber : sooperboy.com
Loading...
Loading...