Terlibat Saling Ejek AntarGeng, Satu Orang Meninggal

Posted on

Kapolres Jakarta Selatan Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto. (Foto: Ist.) ARTIKEL TERKAIT Jelang Natal, Polres Jaksel Amankan 25 Preman Dua Residivis Spesialis Maling Sekolah Ditangkap Lagi Enam Pencuri Motor Ditangkap, Dua Ditembak Mantan Driver Gojek Rampok Pengemudi Grabcar Cermati Komplotan Pengganjal Mesin ATM Ini Jakarta, (Tagar 11/12/2017) – Polres Jakarta Selatan berhasil meringkus enam pemuda atas dugaan melakukan penganiayaan hingga menghilangkan nyawa, pada Minggu (10/11) sore. Mereka adalah anggota geng Gabrux dan Astro Boy. Kejadian tersebut terjadi, setelah anggota kedua kelompok itu terlibat saling ejek.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto, menceritakan kelompok geng yang bermodalkan celurit dan sepeda motor itu, berniat menyerang geng Belgia yang bermarkas di Tanjung Barat, Jakarta Selatan. Sedangkan anggota geng Gabrux dan Astro Boy berkumpul di Tanah Merah Kampung Tengah Kramat Jati, Jakarta Timur. Namun hanya delapan orang yang terlibat melakukan pengeroyokan.

“Kemudian kelompok Gabrux dan Astro Boy ini melintas di depan TKP, mereka melakukan pengeroyokan terhadap salah seorang korban yang bernama Doni Toni Prasetyo dari kelompok Belgia,” ungkap Mardiaz di Mapolres Jakarta Selatan, Senin (11/12).

Akibat pengeroyokan itu, korban tergeletak bersimbah darah dan sempat dilarikan ke RSUD Pasar Minggu. Sementara para pelaku langsung melarikan diri. Dari TKP polisi menyita sebilah celurit dan dua sepeda motor yang dipakai pelaku. Kini dua orang yang diduga memakai senjata tajam itu tengah diburu. Korban meninggal dunia karena mengalami luka robek di lengan kanan atas, kemudian lengan kiri atas siku, perut kiri, pinggul belakang dan lecet siku lengan kanan.

Lanjutkan membaca[ RRZ ]

Loading...
Loading...