Gaya Hidup

Amerika Waspadai Daun Selada Karena Tercemar Bakteri E Coli

selada

Kembali kasus tercemarnya bahan makanan oleh bakteri E Coli terjadi di Amerika. Yang menjadi tersangka kali ini adalah daun salad atau selada Romaine yang kerap dikonsumsi sebagai campuran burger, salad mentah, dan makanan lainnya.

Dari catatan Centers for Disease Control (CDC), sudah ada 84 kejadian pasien yang sakit karena E Coli di 19 negara bagian AS, sampai dengan Kamis (26/4).

Mereka diduga sebelumnya mengonsumsi daun selada Romaine yang berasal dari Yuma, Arizona, salah satu negara bagian Amerika.

Separuh kasus harus dirawat di rumah sakit karena kondisinya parah. Jumlah ini dianggap cukup besar dan harus jadi kewaspadaan di negara itu.

Apalagi menurut CDC sembilan pasien sudah merembet efeknya ke arah penyakit yang lebih parah yakni gagal ginjal. E Coli disebut dapat memicu kondisi gagal ginjal dengan cepat.

CDC dan pihak Administrasi Makanan dan Obat-obatan lantas menginvestigasi ke wilayah terduga, Yuma, Arizona. Namun disana tidak ditemukan adanya peternakan yang mungkin jadi sumber berkembangnya wabah bakteri tersebut.

Wilayah itu memang jadi lokasi pertanian selada yang dipanen untuk konsumsi warga AS pada bulan musim dingin. Menunggu hasil investigasi lebih lanjut, CDC pun mendesak masyarakat untuk tidak mengonsumsi selada dulu.

Bakteri E Coli dapat tumbuh dalam kotoran hewan atau manusia. Mengapa berbahaya, karena ia dapat menghasilkan racun Shiga.

Orang yang secara tak sengaja mengonsumsi makanan dengan bakteri E Coli di dalamnya bisa mengalami kram perut, muntah dan diare, dan gagal ginjal jika kondisinya parah.

Sumber Berita

Loading...
Previous ArticleNext Article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *