Gaya Hidup

Miris, anak di kenya menghapal Alquran lewat sebatang kayu besar

Miris, anak di kenya menghapal Alquran lewat sebatang kayu besar

Miris, anak di kenya menghapal Alquran lewat sebatang kayu besar

BERITA LIVE – Sungguh malang nasib anak anak di Kenya yang ingin menghapal Alquran. Mereka tidak bisa membaca firman firman Allah SWT dalam bentuk lembaran kertas, melainkan dari batang kayu. Kabar ini diketahui saat pendakwah kelahiran Afrika Selatan Syeikh Sulaiman Moola berkunjung ke pusat pencetak hafiz Alquran di Kibusu yang terletak di gurun Kenya. Syeikh Sulaiman menyaksikan kondisi pusat pencetak hafiz Alquran yang sungguh memilukan. Bukan gedung yang bagus, tapi lebih layak disebut gudang.

Yang lebih miris, anak anak tersebut tidak memiliki buku tulis maupun pena buatan pabrik. Hanya ada berlembar lembar papan serta pena tinta dari kayu. Meski dalam kondisi yang sungguh tidak layak, anak anak ini tetap bersemangat menghafal serta belajar menulis ayat ayat Alquran. Yang lebih membanggakan, mereka hafal Alquran bukan dari membaca, namun dari mendengarkan pengajarnya. Menulis ayat Alquran di papan membantu mereka menguatkan hafalannya. Setelah penuh dengan tulisan, papan di cuci dengan air untuk menulis ayat berikutnya.

Situasinya mungkin sama oleh saat Rasulullah masih hidup. Tetap Semangat dalam Keterbatasan. Tidak pernah terlintas dalam pikiran saya Allah memberikan keistimewaan kepada saya untuk duduk bersama anak anak ini yang suci, bersih, serta membaca dan menghafal Alquran. Syeikh Sulaiman membandingkan dengan perilaku kebanyakan Muslim yang memiliki Mushaf Alquran. Menurut dia, banyak Muslim membiarkan Alquran teronggok di rak dalam waktu yang lama, jauh berbeda oleh anak anak Kenya. Mereka menulis ayat Alquran, kemudian menghafalnya lalu menghapus papan itu serta keesokan harinya mereka mengulangi kegiatan yang sama tanpa bosan. (WL)

Sumber Berita

Loading...
Previous ArticleNext Article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *