Gaya Hidup

Racun Kalajengking Berbahaya, Namun Bermanfaat Juga Kah?

kalajengking

Belakangan kalajengking banyak disebut di media sosial, karena ucapan Presiden Jokowi yang menyebut bahwa harga racun kalajengking per liter mencapai Rp 145 miliar. Hal ini tentu membuat banyak netien penasaran pada kebenarannya.

Pro kontra muncul terkait pernyataan tersebut, sehingga dalam waktu singkat nama serangga penyengat itu jadi trending topic di dunia maya.

Namun selain dikenal berbahaya, apakah benar jika racun kalajengking yang terdapat di bagian ujung ekornya itu menyimpan manfaat sehingga dibanderol senilai US$ 10,5 juta per liter?

“Yang paling mahal racun dari kalajengking, harganya US$ 10,5 juta per liter atau Rp 145 miliar per liter. Jadi Pak Bupati, Pak Wali Kota, kalau mau kaya cari racun kalajengking,” demikian kata Presiden Jokowi.

Menurut laman BBC, 22 Oktober 2018, racun kalajengking dari Amerika Tengah memang dapat dimanfaatkan untuk mencegah komplikasi.

Artikel berjudul “Scorpion sting heart bypass aid” itu menulis tentang hasil studi peneliti di University of Leeds. Mereka mengungkap bahwa racun margatoxin dalam kalajengking punya kekuatan sedikitnya 100 kali dibanding senyawa lain dalam fungsinya mencegah kegagalan cangkok vena.

Menurut Profesor Beech, Ketua Peneliti, racun itu berguna untuk pasien gagal jantung. Racun akan bekerja dengan cara menekan respons alami pembuluh darah terhadap cedera, sehingga menjaga pembuluh darah tetap bersih.

Hasil studi tersebut telah dipublikasi di jurnal Cardiovascular Research.

Menurut Prof Beech, hanya butuh sedikit saja dosis racun untuk memperoleh efek yang diharapkan itu.

Beberapa studi lain pun berhasil mengungkap manfaat dari racun hewan seperti kalajengking, ular, dan laba-laba untuk manusia. Dilansir situs Medical Daily, 10 April 2015, jika digunakan dalam dosis yang benar dan untuk tujuan tepat, maka manfaat itu dapat diperoleh.

Misalnya racun kalajengking yang mampu menghilangkan rasa sakit, apabila diambil dari jenis kalajengking tertentu. Studi lain menyebut racun itu malah bisa membantu penyembuhan kanker.

Namun tentu saja ada perlakuan khusus yang harus diterapkan pada saat pengambilan racun dan penyimpanannya serta pengolahan sebelum dimanfaatkan menjadi obat.

Sumber Berita

Loading...
Previous ArticleNext Article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *